East Cinema 

Presenting the East World Through Cinema

 

East Cinema bagi saya adalah representasi perjalanan saya. Program ini lahir dari perjalanan saya ke Pakistan dua tahun lalu. Sebuah negara yang tidak pernah saya pikirkan akan saya kunjungi.

 

Saya mendapat kesempatan menjadi salah satu kurator film di Asia Peace Film Festival (APFF), Pakistan. Sebuah festival yang memutar film-film dari Asia dengan tema keberagaman dan isu-isu hak asasi manusia. Saya mengunjungi Pakistan dan menonton ratusan film dari Timur Tengah, lebih tepatnya film dari negara-negara konflik. Pulang dari Pakistan saya resah, tidak bisa berhenti memikirkan film-film dari Irak, Afghanistan dan Syria. Pengalaman menonton ratusan film dari negara-negara konflik tersebut telah membukakan mata saya.

 

Film dari wilayah ini patut ditonton dan diapresiasi. Film-film ini banyak menceritakan tentang kematian, tentu saja karena kematian adalah sesuatu yang sangat dekat dengan mereka. Bahkan teman saya dari Afghanistan berkata “jika kami keluar rumah, kami tidak pernah tahu apakah kami bisa kembali atau tidak” artinya mereka harus siap mati kapan saja, karena pengeboman bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Dengan kondisi negara yang seperti itu, sutradara-sutradara ini tidak takut mengusung kameranya, menyebarkan kepada dunia apa yang mereka lihat kemudian diterjemahkan ke dalam film.

 

Kami bahagia sekali, East Cinema menjadi bagian dari Madani Film Festival tahun ini.  Saya memilihkan 5 film dari Irak, Afghanistan, Palestina dan Papua. Film dari Irak bicara tentang kematian akibat perang dan persahabatan seorang anak muslim dan lelaki tua Yahudi. Film dari Afghanistan menceritakan pencarian seorang ibu yang kehilangan anaknya akibat kejahatan Taliban. Film dari Palestina menggambarkan kepolosan anak-anak menyerap keadaan sekitarnya dan film dari Papua menyoal tentang masyarakat muslim di Papua.

 

East Cinema bagi saya bukan hanya sekedar pemutaran film.  Ini adalah sebuah gerakan untuk memberikan referensi baru bagi penonton Indonesia, membangun “mutual understanding” dan semangat untuk menyebarkan perdamaian melalui film.

 

Selamat menikmati dunia timur!

 

Sofia Setyorini

Film Programmer, East Cinema

 

 

Jadwal Penayangan:

RABU, 23 OCTOBER 2019

@America

16.00-18.00 East Cinema Film Screening: “Venice of the East” (2017), “Mary Mother” (2016), “Reporter Suspended” (2019), “Papua Calling” (2012), & “Arrival” (2018) + Discussion with the programmer

~~

Discussion: Unheard stories from unheard places

 

List of Films

 

Bahaa Alkadumy   2017 | 26 menit | Irak Seorang laki-laki Yahudi tua berkesempatan untuk…

Sadam Wahidi 2016 | 20 menit | Afghanistan Mary dan anak perempuannya tinggal di sebuah…

Mustafa al-JanabiSalam Yahya, Sanabel Al- Hut, Rinad Naser   2019 | 5 menit | Palestina…

Mustafa al-Janabi 2018 | 14 menit | Irak Film ini berkisah tentang seorang ayah yang…

FX Making, Yuliana Langowuyo 2012 | 5 menit | Papua Papua berubah seiring dengan meningkatnya…